• Jl. Soka
  • 03665511035
  • pengl060380@gmail.com
INFO
  • Selamat Datang di Situs Resmi Segitiga Emas Desa Penglumbaran, Susut, Bangli.  Kreatif dan Inovatif menuju Desa Mandiri

Potensi Desa Penglumbaran

26 April 2018 Admin Desa Penglumbaran Berita Desa Dibaca 288 Kali

1.   Kerajinan Gedeg

Kerajinan anyaman merupakan salah satu kerjinan yang telah lama berkembang di daerah Bangli. Pada awalnya, kerajinan ini lebih banyak memproduksi perabotan rumah tangga tradisional maupun sarana upacara keagamaan. Jenis-jenis kerajinan yang umumnya diproduksi di Bangli adalah Sok Lampid, Ngiyu, Tempeh, Sokasi, Penarakan, Kisa, Keranjang, dan Bedeg. Kerajinan anyaman tersebut dikerjakan oleh masyarakat yang sebagian besar berprofesi sebagai petani. Kerajinan anyaman ini dapat berkembang di Bangli karena daerah ini banyak terdapat pohon bambu yang tumbuh subur.

Desa Penglumbaran yang banyak ditanami pohon bambu menghasilkan kerajinan anyaman yang berupa bedeg. Masyarakat desa ini sehari-hari bekerja sebagai petani merangkap pengrajin anyaman bedeg. Penghasilan yang diperoleh dari memproduksi bedeg cukup untuk memenuhi kebutuhan harian masyarakat desa tersebut. Para pengrajin ini menganyam irisan-irisan bambu yang telah disediakan oleh pengepul lalu mereka menjual kembali bedeg yang telah jadi dengan harga yang telah disepakati.

Saat ini bedeg telah berkembang secara signifikan karena adanya kreatifitas dari para pengrajin dan pariwisata. Bedeg berfungsi sebagai pelapon dan tembok rumah telah mengalami perkembangan motif dan warna. Anyaman yang dulunya hanya model biasa dan bermotif polos, sekarang telah berkembang dengan adanya beragam variasi dari motif dan warna hingga natural. Banyak wisatawan yang berminat dengan kerajinan bedeg ini untuk menambah kesan artistik pada rumah mereka.

2.  Telur Ayam

Ayam petelur adalah ayam-ayam betina dewasa yang dipelihara khusus untuk diambil telurnya. Asal mula ayam unggas adalah berasal dari ayam hutan dan itik liar yang ditangkap dan dipelihara serta dapat bertelur cukup banyak. Ayam yang terseleksi untuk tujuan produksi daging dikenal dengan ayam broiler, sedangkan untuk produksi telur dikenal dengan ayam petelur. Selain itu, seleksi juga diarahkan pada warna kulit telur hingga kemudian dikenal ayam petelur putih dan ayam petelur cokelat.

Jenis ayam petelur dibagi menjadi dua tipe:

 

Tipe Ayam Petelur Ringan

Tipe ayam ini disebut dengan ayam petelur putih. Ayam petelur ringan ini mempunyai badan yang ramping/kurus-mungil/kecil dan mata bersinar. Bulunya berwarna putih bersih dan berjengger merah. Ayam ini berasal dari galur murni white leghorn. Ayam galur ini sulit dicari, tapi ayam petelur ringan komersial banyak dijual di Indonesia dengan berbagai nama. Setiap pembibit ayam petelur di Indonesia pasti memiliki dan menjual ayam petelur ringan (petelur putih) komersial ini. Ayam ini mampu bertelur lebih dari 260 telur per tahun produksi hen house. Sebagai petelur, ayam tipe ini memang khusus untuk bertelur saja sehingga semua kemampuan dirinya diarahkan pada kemampuan bertelur, karena dagingnya hanya sedikit. Ayam petelur ringan ini sensitif terhadapa cuaca panas dan keributan, dan ayam ini mudah kaget dan bila kaget ayam ini produksinya akan cepat turun, begitu juga bila kepanasan. 

Tipe Ayam Petelur Medium

Bobot tubuh ayam ini cukup berat. Meskipun itu, beratnya masih berada di antara berat ayam petelur ringan dan ayam broiler. Oleh karena itu ayam ini disebut tipe ayam petelur medium. Tubuh ayam ini tidak kurus, tetapi juga tidak terlihat gemuk. Telurnya cukup banyak dan juga dapat menghasilkan daging yang banyak. Ayam ini disebut juga dengan ayam tipe dwiguna. Karena warnanya yang cokelat, maka ayam ini disebut dengan ayam petelur cokelat yang umumnya mempunyai warna bulu yang cokelat juga. Dipasaran orang mengatakan telur cokelat lebih disukai daripada telur putih, kalau dilihat dari warna kulitnya memang lebih menarik yang cokelat daripada yang putih, tapi dari segi gizi dan rasa relatif sama. Satu hal yang berbeda adalah harganya dipasaran, harga telur cokelat lebih mahal daripada telur putih. Hal ini dikarenakan telur cokelat lebih berat daripada telur putih dan produksinya telur cokelat lebih sedikit daripada telur putih. Selain itu daging dari ayam petelur medium akan lebih laku dijual sebagai ayam pedaging dengan rasa yang enak.

Ayam-ayam petelur unggul yang ada sangat baik dipakai sebagai plasma nutfah untuk menghasilkan bibit yang bermutu. Hasil kotoran dan limbah dari pemotongan ayam petelur merupakan hasil samping yang dapat diolah menjadi pupuk kandang, kompos atau sumber energi (biogas). Sedangkan seperti usus dan jeroan ayam dapat dijadikan sebagai pakan ternak unggas setelah dikeringkan. Selain itu ayam dimanfaatkan juga dalam upacara keagamaan.

Desa Penglumbaran memiliki potensi sebagai desa penghasil telur ayam karena telur-telur ayam yang diproduksi oleh para peternak memiliki kualitas yang terjamin dan bermutu tinggi. Tipe ayam yang banyak dijumpai dan dikembangbiakkan di desa ini adalah tipe ayam petelur medium yang menghasilkan telur dengan kulit berwarna cokelat. Teknologi yang digunakan dalam proses produksi sudah moderen sehingga memudahkan para pekerja dalam berproduksi serta dapat mengoptimalkan hasil produksi tiap harinya. Produksi telur ayam mereka telah mencapai daerah luar Bali seperti Lombok, Nusa Tenggara Barat.

3.  Agro Wisata

Bali merupakan daerah yang kaya akan keindahan alamnya, panorama alam yang indah masih dapat dijumpai di berbagai daerah khususnya di Kabupaten Bangli. Bangli yang merupakan daerah pegunungan menyimpan berbagai kekayaan alam yang apabila dikelola dengan baik akan menghasilkan manfaat luar biasa bagi masyarakat sekitar.

Keindahan dan kekayaan alam tersebut dapat dinikmati di Desa Penglumbaran yang telah memiliki beberapa agrowisata yang terletak di Dusun Temen berbatasan dengan Kecamatan Tampaksiring, Gianyar. Hasil alam berupa kopi, cokelat, dan rempah-rempah dapat langsung dinikmati di agrowisata desa tersebut dengan suguhan tambahan berupa panorama alam pegunungan yang indah dan asri.

Beragam potensi alam yang dimiliki oleh Desa Penglumbaran hendaknya dilestarikan di tiap-tiap dusun, sehingga kedepannya Desa Penglumbaran dapat berkembang sebagai suatu desa wisata yang ramai dikunjungi oleh wisatawan dan manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat desa.

4.  Kue Bolu

Selain memproduksi telur ayam, masyarakat Desa Penglumbaran juga memiliki potensi dalam produksi kue bolu. Salah satu bahan dasar untuk membuat kue bolu tersebut adalah telur ayam yang berasal langsung dari peternakan. Industri kue bolu ini masih bersifat rumahan dan belum memiliki suatu ‘merek’ dalam memasarkan produknya. Kita dapat menjumpai produk kue bolu di pasar-pasar maupun di warung-warung sekitar Desa Penglumbaran Kue bolu tersebut sudah dipasarkan cukup luas di beberapa daerah sekitar Bangli hingga Gianyar.

5.  Cycling Track

Potensi lain yang dapat dikembangkan pada Desa Penglumbaran adalah pemanfaatan jalanan di wilayah desa sebagai cycling track (jalur sepeda). Umumnya para wisatawan asing yang menikmati jalur sepeda ini dipandu oleh travel guide. Setiap harinya sekitar 50 unit sepeda disewakan kepada para wisatawan. Desa Penglumbaran merupakan starting point bersepada dan Desa Lokasarana merupakan finish point.

1 Komentar atas artikel Potensi Desa Penglumbaran

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun)
Formulir Komentar (Komentar baru terbit setelah disetujui Admin)
CAPTCHA Image
Isikan kode di gambar